www.aboebakar.com
** ZA Gelar Zikir dan Doa Bersama [30 Mei] ** Debat Cagub Kalimantan Selatan Lancar [29 Mei] ** Hanya Aboe Bakar Tak Mencoblos [29 Mei] ** Tim Kampanye Patuhi Masa Tenang [29 Mei] ** Simpatisan Tidak Bisa Ditertibkan [28 Mei] **
 
لاَتَكُوْنُوْا اِمَّعَةً تَقُوْلُوْنَ: اِنْ اَحْسَنَ النَّاسُ اَحْسَنَّا وَاِنْ ظَلَمُوْاظَلَمْنَا وَلَكِنْ وَطِّنُوْا اَنْفُسَكُمْ اِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ اَنْ تُحْسِنُوْا وَاِنْ اَسَاءُوْا اَنْ لاَتَظْلِمُوْا
Janganlah kamu menjadi orang yang”ikut-ikutan” dengan mengatakan kalau orang lain berbuat kebaikan, kami pun akan berbuat baik dan kalau mereka berbuat zalim kami pun akan berbuat zalim. Tetapi teguhkanlah dirimu dengan berprinsip, kalau orang lain berbuat kebaikan kami berbuat kebaikan pula dan kalau orang lain berbuat kejahatan kami tidak akan melakukannya
— (HR. Attirmidzi)


Kategori
Berita Fraksi PKS
Profil Singkat
No Anggota: A-92
Komisi: IX (Kependudukan, Kesehatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi)
Badan: Panitia Anggaran DPR
Telp/Fax:
5756436/5756437
Daerah Pemilihan:
KALSEL 1
Asisten:
Mutia Febrina
Ruang:
317 Gd Nusantara II Lantai 3
Email: aboebakar@cbn.net.id


Ada 7 Pengunjung online




Arsip Berita

Home » Wacana » Kolom
Rabu, 12/08/2009 | 2938 klik

Mengurai Kemacetan Jakarta


“Macet lagi macet lagi, gara-gara si Komo lewat .” Bait tersebut merupakan tembang lagu anak-anak beberapa waktu lalu yang mungkin merefleksikan kehidupan di Jakarta. Menurut JICA, rata-rata pertumbuhan kendaraan bermotor di Jakarta 11 persen pertahun, sedangkan pertambahan luas dan panjang jalan kurang dari 1 persen pertahun. Apabila kondisi ini tidak segera diatasi, diperkirakan tahun 2014 akan terjadi kemacetan total di Jakarta. Artinya sesaat setelah keluar rumah kita akan bertemu dengan kemacetan.
Home » Wacana » Opini
Rabu, 12/08/2009 | 2944 klik

Islam dan Pluralisme Agama


Pluralisme Agama: Ajakan Yang Sejak Lama Telah Usang
Home » Wacana » Opini
Jumat, 07/08/2009 | 2956 klik

FLAG OF CONVENIENCE - OPEN REGISTRY







Arsip

Penelusuran
 








Kalimantan SelatanAllahu Ghayatuna