www.aboebakar.com
** ZA Gelar Zikir dan Doa Bersama [30 Mei] ** Debat Cagub Kalimantan Selatan Lancar [29 Mei] ** Hanya Aboe Bakar Tak Mencoblos [29 Mei] ** Tim Kampanye Patuhi Masa Tenang [29 Mei] ** Simpatisan Tidak Bisa Ditertibkan [28 Mei] **
 
عَجِبْتُ لِلْمُؤْمِنِ إِذَاَصَابَهُ خَيْرٌحَمِدَ اللهَ وَشَكَرَ، وَإِذَا أَصَابَتْهُ مُصِيْبَةٌ حَمِدَ اللهَ وَصَبَرَ، فَالمُؤْمِنُ يُؤْجَرُفىِ كُلِّ أَمْرِهِ حَتَّىيُؤْجَرُفيِ اللُّقْمَةِ يَرْفَعُهَاإِلىَفيِ إِمْرَأَتِهِ
Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar. Seorang mukmin diberi pahala dalam segala hal walaupun dalam sesuap makanan yang diangkatnya ke mulut isterinya
— (HR. Ahmad dan Abu Dawud)


Kategori
Berita Fraksi PKS
Profil Singkat
No Anggota: A-92
Komisi: IX (Kependudukan, Kesehatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi)
Badan: Panitia Anggaran DPR
Telp/Fax:
5756436/5756437
Daerah Pemilihan:
KALSEL 1
Asisten:
Mutia Febrina
Ruang:
317 Gd Nusantara II Lantai 3
Email: aboebakar@cbn.net.id


Ada 8 Pengunjung online




Rabu, 24 Pebruari 2010 08:00 | 2946 hit

Langsung Turun Ke Sawah

PEMIMPIN yang satu ini tak cuma merakyat. Lebih dari itu juga terbiasa melakukan pekerjaan berat, seperti keseharian petani. Langsung menuju sawah, lalu memanen padi yang menguning.

Itulah yang dilakukan dr H Zairullah Azhar begitu menginjakkan kaki di Desa Tambaksarinah Kecamatan Kurau, Selasa (23/2/2010). Calon gubernur (cagub) Kalsel ini begitu cekatan memainkan arit kecil bergerigi dan mengais rumpun padi yang dipenuhi bulir padi yang bernas dan menguning.

Teriknya sinar matahari yang membakar kulit tak menyurutkan langkah kaki Bupati Tanahbumbu itu menuju areal persawahan di Tambaksarinah. Peluh yang membasahi wajahnya tak dihiraukannya. Didampingi cawagubnya Habib Aboe Bakar, Zairullah begitu bersemangat menanen padi bersama petani desa setempat.

"Ini calon pemimpin yang baik. Mau turun langsung ke sawah melihat tanaman petani, mau berpanas-panasan pula," celetuk salah seorang warga.

Warga setempat begitu antusias menyambut kehadiran Zairullah. Mereka berebut berjabat tangan, mulai dari orang dewasa, lansia, hingga anak-anak. "Saya dan Pak Habib benar-benar bahagia dan senang datang kemari. Subhanallah, alamnya subur, masyarakatnya ramah-ramah lagi," ucap Zairullah.

Kehadirannya di desa kecil itu tak cuma dengan tangan hampa. Ia memberikan bantuan benih padi Basmati, benih unggul dari Arab Saudi yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Harga ecerannya mencapai tiga dolar atau setara Rp50 ribu per kiligramnya saat ini. Benih ini mulai dikembangkan di Kabupaten Tanambumbu dengan luasan demplot 100 hektare.

Selain itu ia juga memberikan bantuan uang tunai senilai Rp25 juta untuk membantu perbaikan saluran pengairan di desa setempat. "Insya Allah nanti jika sudah menjadi Gubernur, bantuannya lebih besar," ucap Zairullah.

Di hadapan ratusan warga setempat, ia menegaskan sektor pertanian merupakan sektor penting yang harus diperkuat karena sektor ini digeluti sebagian besar penduduk Kalsel. Jika rakyat (petani) kuat, dengan sendirinya daerah juga akan menjadi kuat.

Kurnadi, Ketua KTNA setempat, mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada Zairullah yang begitu peduli terhadap rakyat kecil dan mau turun langsung melihat sawah petani.

Diutarakannya Tambaksarinah merupakan salah satu lumbung padi di Kurau. Luasan areal pertanaman tak kurang 400an hektare. Produktivitasnya saat ini meningkat menjadi 7 ton per hektare dari semula hanya 5 ton berkat pendampingan teknis PT GDW yang memberikan input teknologi budidaya TOT (tanpa olah tanah).

Selain mengunjungi petani di Tambaksarinah, Zairullah sebelumnya lebih dulu silaturahim dengan warga (pedagang jagung rebus) Desa Pandahan Kecamatan Batibati. Selepas dari Tambaksarinah berkunjungi ke lokasi TransAL di Desa Tambangulang Kecamatan Tambangulang. Di tempat ini Zairullah menghadiri acara Maulid yang digelar Guru Marjeni. Di dua tempat ini sambutan warga juga teramat  besar.

Kepada warga Zairullah menegaskan niatnya maju sebagai cagub bukan untuk mengejar jabatan. Namun semata-mata untuk melayani masyarakat Kalsel untuk bekal di hari akhir kelak.

(roy)

Sumber: Banjarmasin Post
Pengirim: Mutia Febrina Update: 24 Pebruari 2010 Oleh: Mutia Febrina





Entri Terbaru

Arsip

Penelusuran
 








Kalimantan SelatanAllahu Ghayatuna